Jumat, 11 November 2011

Guruku Pahlawanku

Guruku
Berjuta ilmu kau berikan padaku
Lelah, letih, tak goyahkan semangatmu
Laksana genderang tak aus akan zaman
Kaulah pelita dalam gelapku

Kau yang ajari ku membaca
Kau yang ajari ku menulis
Kau bagai cahaya yang membawaku dari kegelapan
Tuk temukan masa depan yang terang
Walau tak jarang ku memberontak
Kau tetap tegar dan sigap dengan tidakan pastimu

Tanpamu aku tak tau kan jadi apa
Mati akan rasa
Buta akan indahnya dunia
Kan terlunta tanpa ada ilmu sang penopang

Guruku
Kau pahlawanku
Kau orang tua keduaku
Kaupun sahabat sejatiku
Terima kasihku kan tetap tercurah untukmu

[+/-] Selengkapnya...

Kau Tetap Sahabatku

Dalam hening ku termenung
Membuka memori akan dirimu
Walau pilu kian merasuk dalam jiwaku
Saat ku ingat masa indah bersamamu



Tiap bait adalah kenangan
Tiap detik adalah peristiwa
Tiap jalan adalah pilihan
Dan tiap suara adalah ungkapan



Dulu kita bersama
Aneka warna hiasi alur logaritma kehidupan
Satu dalam suka, berbagi dalam duka



Kaulah sahabatku
Penuntun saat ku buta arah
Payung saat hujan dan terik
Penegur saat ku terlena akan dunia
Dan pendengar setia saat ku gundah gulana



Sahabatku
Betapa kurindu canda tawamu
Rindu masa indah itu
Yang terbalut kenangan manis bersamamu

Yup! tapi itu dulu, kawan..
Kini semua telah mati suri
Perpisahan inilah yang terjadi kini
Tinggalkan aku sendiri dalam sepi

Sahabat
Mentari yang terangi hari kita kini berbeda
Jalan yang kita tujupun tak sama
Tapi ketahuilah,
Yang kuraih hari ini tercipta dari cintamu
Yang kupeluk hari ini tercipta dari semangatmu
Yang kurengkuh hari ini tercipta dari senyum hangatmu
Dan semangatku hari ini, berkobar karenamu, SAHABATku

[+/-] Selengkapnya...